Layout Untuk Desain Website sering dicari para pembuat website, terutama para pemula. Website berkualitas bukan hanya ditentukan dari isi dan kontennya saja, tapi juga dari tampilan atau presentasi dari website yang kita miliki.

Tampilan website ini juga tergantung dari penggunaan warna, jenis font, spacing sampai dengan tatanan letak elemen atau yang biasa disebut dengan layout yang termasuk hal yang mendasar.

Jenis Layout Untuk Desain Website

Fixed Layout

Layout jenis ini memiliki sifat tetap, lebar dan tinggi elemen dari setiap website sudah ditentukan dengan pasti. Selain itu jenis layout yang satu ini juga sudah sering ditemukan pada beberapa desain website dan sampai saat ini masih banyak digunakan.

Sedangkan pada kelebihannya, jenis fixed layout lebih cepat dibuat dan lebih mudah. Hal ini karena kita hanya berpatokan pada lebar perangkat saja saat membuat website.

Adaptive Layout

Untuk jenis Adaptive Layout dengan menambahkan tampilan yang berbeda pada semua ukuran layar dan biasanya jenis layout ini dapat kita temukan di website yang sudah memiliki domain khusus.

Kelebihan layout ini karena sudah mampu mengakomodasikan kepada perangkat mobile. Tampilannya juga sudah dapat dibaca lebih nyaman dan lebih jelas oleh para pengunjung.

Fluid Layout

Jenis layout ini termasuk jenis yang memiliki sifat fleksibel dan untuk mengukur menggunakan persentase (%). Lebar setiap elemen bersifat relatif dengan lebar layar pada perangkat atau tempat website. Jenis layout yang satu ini juga lebih jarang ditemukan dan umumnya digunakan untuk layout website application dan pada bagian back end website.

Dengan menggunakan layout untuk desain website jenis ini kita akan diuntungkan, karena lebih fleksibel. Dibandingkan dengan jenis fixed layout, Fluid Layout tidak membutuhkan ukuran secara spesifik.

Static Layout

Pada layout jenis Static memiliki ukuran yang tetap untuk semua resolusi browser. Lebarnya menggunakan satuan px atau pixel yang akan menghasilkan layout yang lebih statis.

Responsive

Layout ini memiliki kemampuan berganti layout dengan resolusi tertentu. Hal ini terjadi dengan adanya CSS3 dan sintax media queries. Website kita dapat memiliki tampilan yang berbeda ketika dibuka menggunakan tablet, pc sampai dengan smartphone.

Tapi untuk jenis Responsive-Fluid termasuk gabungan antara layout jenis fluid dan responsive. Gabungan ini akan menghasilkan lebar layout yang akan berganti pada resolusi tertentu dan akan menyesuaikan.

Elastic Layout

Elastic layout ini merupakan kombinasi 2 layout untuk desain website, seperti layout fixed dan fluid. Tata letak terbaik akan kita hasilkan dan diadopsi dari banyak website yang ada saat ini. Terutama saat kita masuk melalui ponsel ke pasar.

Pada jenis layout ini biasanya ukuran font akan menyesuaikan setiap ada perubahan pada resolusi layar. Dengan begitu para desainer website banyak yang menggunakannya.

Categories: Desain Website